Analisis Pemetaan Spasial dan Faktor Risiko Stunting Menggunakan Sistem Informasi Geografis
Kata Kunci:
Sistem Informasi Geografis, Pemetaan Stunting, Kesehatan Masyarakat, Analisis Spasial, Teknologi berbasis WebAbstrak
Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji sistem informasi geografis (SIG) berbasis website untuk pemetaan lokasi kasus stunting di Kecamatan Kwandang. Metode penelitian mengadopsi pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data spasial dan lingkungan serta analisis spasial menggunakan PHP dan MySQL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu mengidentifikasi klaster spasial stunting dengan akurasi 87,3% dan menjelaskan 63,2% variansi kasus melalui model regresi spasial yang mengaitkan faktor risiko seperti jarak ke fasilitas kesehatan, sanitasi buruk, dan curah hujan tinggi. Sistem juga menunjukkan kinerja teknis optimal dengan waktu respons cepat dan data akurat meskipun terdapat tantangan dalam kompleksitas antarmuka dan kualitas geokoding data. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi teknologi SIG dengan karakteristik lokal dan sosial budaya dalam penanganan stunting. Implikasi penelitian ini dapat digunakan untuk perencanaan intervensi kesehatan yang lebih adaptif dan efektif, serta mendorong pengembangan sistem surveilans berbasis SIG yang lebih mudah diakses. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan pada bidang kesehatan masyarakat dan teknologi informasi geografis.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Sulistiawati Rahayu Ahmad, Salim Muh (Author)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

